Kenali Vertigo dan Cara Mengatasi Vertigo Secara Alami

cara-mengatasi-vertigo

cara mengatasi vertigo secara alami

Cara Mengatasi Vertigo – Kenali Vertigo dan Cara Mengatasi Vertigo Secara Alami. Banyak orang menganggap vertigo adalah penyakit. Vertigo itu sendiri merupakan gejala. seperti yang kita ketahui, gejala adalah salah satu tanda akan penyakit tertentu. Jadi, secara tidak langsung, orang yang mengalami vertigo sesungguhnya sedang diberikan peringatan dari tubuhnya sendiri bahwa telah muncul suatu penyakit tertentu di tubuhnya. Mari kita pelajari vertigo lebih lanjut.

PENGERTIAN VERTIGO

Vertigo diambil dari bahasa latin  yaitu Verto yang artinya gerakan berputar. Menurut Wikipedia, vertigo adalah salah satu bentuk sakit kepala di mana penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (biasanya gerakan berputar atau melayang).

GEJALA VERTIGO

  1. Kehilangan keseimbangan
  2. Merasa berputar
  3. Mual
  4. Muntah
  5. Kesulitan berdiri atau berjalan
  6. Pusing
  7. Gerakan mata yang tidak normal (nystagmus)

PENYEBAB VERTIGO

Penyebab vertigo bermacam-macam. Biasanya, penyebabnya tidak diketahui.

Namun ada beberapa factor penyebab terjadinya vertigo, antara lain:

  1. Gangguan vestibuler atau keseimbangan

Yaitu vertigo yang disebabkan karena adanya inflamasi atau infeksi pada saluran hidung dan/atau kuping, seperti sinusitis atau otitis media. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan gangguan flu berat dan memiliki nyeri pada telinga atau telinga berdenging.

  1. Gangguan non vestibuler

Vertigo non vestibuler seringkali sulit dideskripsikan secara jelas oleh pasien. Namun, banyak juga terjadi karena stress atau ketegangan pada otot leher, sehingga menyebabkan aliran pembuluh darah ke otak yang tidak lancar sehingga menyebabkan migraine atau bahkan vertigo. Namun kadang dapat juga disebabkan karena adanya tumor atau gangguan pada otak.

  1. Vertigo Posisi Paroksisimal atau BPPV

Yaitu vertigo yang muncul karena perubahan pada suatu posisi tertentu secara tiba-tiba. Penyebab ini juga termasuk yang paling sering dijumpai pada pasien-pasien dengan keluhan vertigo. Cara pencegahannya yaitu dengan tidak melakukan perubahan gerakan secara tiba-tiba dari satu posisi tertentu ke posisi lainnya.

Setelah mengetahui penyebabnya, penting untuk anda memahami kapan waktu vertigo anda datang. Hal ini penting untuk memonitor seberapa parah vertigo anda. Apakah vertigo timbul secara perlahan, mendadak, atau hilang timbul. Vertigo ringan misalnya anda akan mengalami gejala berputar karena stres atau muncul ketika berganti posisi. Sementara itu vertigo  berat adalah vertigo yang dapat membuat penderita bisa tiba-tiba terjatuh.

(Baca juga : Cara Melatih Fisik Supaya Tidak Mudah Lelah)

Cara Mengatasi Vertigo

Cara mengatasi vertigo itu sendiri tergantung pada penyebabnya. Tak heran pasien-pasien dengan keluhan vertigo sulit menemukan obat atau dokter yang cocok karena lamanya pencarian penyebab dari vertigo itu sendiri.

Tips untuk mengetahui pengobatan yang tepat untuk vertigo anda yaitu:

  1. Apabila vertigo anda disebabkan karena adanya gangguan vestibuler, ditandai dengan gejala flu berat, sinus, infeksi pada telinga, telinga berdenging, sakit pada telinga, anda dapat langsung konsultasikan ke dokter THT. Beberapa dokter THT di Indonesia sudah memiliki spesialisasi untuk menangani vertigo vestibuler ini.
  1. Apabila vertigo anda muncul tiba-tiba tanpa ada keluhan apapun sebelumnya, cek aktivitas anda. Apakah anda akhir-akhir ini terlalu lelah? Sering duduk terlalu lama? Pegal-pegal atau bahkan hingga nyeri pada leher dan bahu? Mungkin anda mengalami vertigo yang disebabkan oleh ketegangan otot atau stress. Segera konsultasikan ke dokter penyakit dalam anda. Beberapa dokter mungkin akan menyarankan anda untuk melakukan Fisioterapi untuk melemaskan otot anda yang tegang, juga memberikan beberapa obat untuk rileksasi otot anda.
  1. Apabila vertigo anda muncul setiap kali anda berubah posisi terutama saat tiba-tiba bangun tidur, mungkin anda terkena vertigo karena BPPV. Segera konsultasikan vertigo anda ke dokter THT.
cara-mengatasi-vertigo

cara mengatasi vertigo

Setelah mengetahui penyebab dari vertigo anda, biasanya dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan permasalahan anda dan menganjurkan anda untuk menjalani terapi rehabilitasi vestibular, terutama bila anda didiagnosis terkena vertigo paroksisimal (BPPV). Karena meskipun anda telah diberikan obat yang sesuai dengan jenis vertigo anda, namun gejala ini harus dimaintain agar tidak timbul kembali. Salah satunya dengan cara terapi rehabilitasi ini. Karena setelah anda mengetahui terapi ini, maka gerakannya dapat anda lakukan sendiri di rumah. Jadi, anda dapat mencegah sendiri vertigo anda. Berikut adalah contoh gerakan terapi rehabilitasi vertigo yang biasa disebut dengan teknik brandt -daroff

Berikut cara melakukannya :

  1. duduk pada pinggir tempat tidur dan fokuskan pandangan pada satu titik di depan.
  2. miringkan kepala ke kanan dan tolehkan kepala anda 45 derajat ke atas menghadap kiri.
  3. baringkan badan anda ke tempat tidur dengan posisi kepala yang sama dan tidak berubah.
  4. bangun perlahan.
  5. lalu kembali ke posisi semula
  6. lalu miringkan kepala ke kiri dan tolehkan kepala anda 45 derajat ke atas menghadap kanan
  7. baringkan badan anda ke tempat tidur dengan posisi kepala yang sama dan tidak berubah
  8. bangun perlahan
  9. ulangi gerakan hingga 5 kali pengulangan
  10. ulangi gerakan tiap 2x/hari hingga gejala vertigo hilang

Pada terapi rehabilitasi ini, anda akan dilatih untuk mengendalikan vertigo anda. Pada terapi ini, dokter atau fisioterapis anda akan melatih keseimbangan anda selain dengan cara senam diatas juga dengan cara melatih gerakan mata, gerakan kepala, dan berjalan. keberhasilan akan terapi ini bergantung pada beberapa faktor, yaitu :

  1. Usia
  2. kemampuan koordinasi dan gerak
  3. kognitif
  4.  kesehatan tubuh secara keseluruhan

Hindari untuk mengobati vertigo anda sendiri tanpa konsultasi terlebih dahulu ke dokterahlinya atau fisioterapis anda. Semoga artikel cara mengatasi vertigo bermanfaat untuk anda.

Ditulis oleh Husna (Fisioterapis Klinik Imago Kedoya)

 

6 Shares
Share5
+11
Tweet
Share
Pin